Kamis, 26 Maret 2009

Tahukah Kau

Sobat tahukah kau,
Aku diam-diam memperhatikanmu?
Sobat tahukah kau,
Aku kan selalu ada waktu untukmu?
Sobat tahukah kau,
Aku kan slalu memenuhi permintaanmu?
Sobat tahukah kau,
Aku sangat bahagia jika melihatmu bahagia?
Sobat tahukah kau,
Aku sangat sedih jika melihat wajahmu yang murung
Seolah menyimpan beribu masalah?

Sungguh aku tak sanggup mengakui itu semua
Karena aku tahu kau tak mengharapkan kehadiranku



Untuk: MB

Rumah Itu


Dari kejauhan aku melihat rumah
Yang begitu indah nan mempesona
Rumah yang mampu memikat hatiku
Dan menimbulkan hasratku tuk memilikinya

Aku pun berlari tuk mencapai rumah itu
Namun,aauwh...cairan merah jatuh
Menetes ke tanah
Ya...duri tlah tertancap di kaki ini
Spontan,air mata ini pun jatuh
Bagaikan es yang meleleh
Dan disertai jeritan di hati
Apakah ini bertanda bahwa aku takkan mencapainya
Terlalu banyak rintangan yang harus kulalui
Sedang aku tak punya kekuatan yang besar
Tuk menghadapi rintangan itu
Dan angin pun menghembus menerpaku
Dan berbisik"kau kan mendapatkan rumah itu,
Namun itu hanya terjadi dalam mimpimu
Dan tidak untuk di alam nyatamu"
Perlahan terdengar suara angin menertawaiku
Hingga akhirnya angin pun kembali ke kediamannya



untukmu yang jauh di sana

Bintangku










Angin,adakah kau dapat berbicara
Jika iya ,sampaikan pada bintangku di atas sana
Bahwa aku terpesona padanya
Sampaikan pada bintangku

Bahwa aku kagum padanya
Karena sinarnya yang telah menerangi hidupku
Sampaikan padanya bahwa aku terhibur olehnya
Sampaikan terima kasihku padanya
Dan terakhir sampaikan padanya bahwa aku membutuhkannya

Kamis, 05 Maret 2009

Sabtu, 21 Februari 2009

Menemukan Kedamaian Islam di Balik Jilbab


Sara Bokker, dulunya adalah seorang model, aktris, aktivis dan instruktur fitness. Seperti umumnya gadis remaja Amerika yang tinggal di kota besar, Bokker menikmati kehidupan yang serba gemerlap. Ia pernah tinggal di Florida dan South Beach, Miami, yang dikenal sebagai tempat yang glamour di Amerika. Kehidupan Bokker ketika itu hanya terfokus pada bagaimana ia menjaga penampilannya agar menarik di mata orang banyak.

Setelah bertahun-tahun, Bokker mulai merasakan bahwa ia selama ini sudah menjadi budak mode. Dirinya menjadi "tawanan" penampilannya sendiri. Rasa ingin memuaskan ambisi dan kebahagian diri sendiri sudah mengungkungnya dalam kehidupan yang serba glamour. Bokker pun mulai mengalihkan kegiatannya dari pesta ke pesta dan alkohol ke meditasi, mengikuti aktivitas sosial dan mempelajari berbagai agama.

Sampai terjadilah serangan 11 September 2001, dimana seluruh Amerika bahkan diseluruh dunia mulai menyebut-nyebut Islam, nilai-nilai Islam dan budaya Islam, bahkan dikait-kaitkan dengan deklarasi "Perang Salib" yang dilontarkan pimpinan negara AS. Bokker pun mulai menaruh perhatian pada kata Islam.

"Pada titik itu, saya masih mengasosiasikan Islam dengan perempuan-perempuan yang hidup di tenda-tenda, pemukulan terhadap istri, harem dan dunia teroris. Sebagai seorang feminis dan aktivis, saya menginginkan dunia yang lebih baik bagi seluruh umat manusia," kata Bokker seperti dikutip dari Saudi Gazette.

Suatu hari, secara tak sengaja Bokker menemukan kita suci al-Quran, kitab suci yang selama ini pandang negatif oleh Barat. "Awalnya, saya tertarik dengan tampilan luar al-Quran dan saya mulai tergelitik membacanya untuk mengetahui tentang eksistensi, kehidupan, penciptaan dan hubungan antara Pencipta dan yang diciptakan. Saya menemukan al-Quran sangat menyentuh hati dan jiwa saya yang paling dalam, tanpa saya perlu menginterpretasikan atau menanyakannya pada pastor," sambung Bokker.

Akhirnya, Bokker benar-benar menemukan sebuah kebenaran, ia memeluk Islam dimana ia merasa hidup damai sebagai seorang Muslim yang taat. Setahun kemudian, ia menikah dengan seorang lelaki Muslim. Sejak mengucap dua kalimat syahdat Bokker mulai mengenakan busana Muslim lengkap dengan jilbabnya.

"Saya membeli gaun panjang yang bagus dan kerudung seperti layaknya busana Muslim dan saya berjalan di jalan dan lingkungan yang sama, dimana beberapa hari sebelumnya saya berjalan hanya dengan celana pendek, bikini atau pakaian kerja yang 'elegan'," tutur Bokker.

"Orang-orang yang saya jumpai tetap sama, tapi untuk pertama kalinya, saya benar-benar menjadi seorang perempuan. Saya merasa terlepas dari rantai yang membelenggu dan akhirnya menjadi orang yang bebas," Bokker menceritakan pengalaman pertamanya mengenakan busana seperti yang diajarkan dalam Islam.

Setelah mengenakan jilbab, Bokker mulai ingin tahu tentang Niqab. Ia pun bertanya pada suaminya apakah ia juga selayaknya mengenakan niqab (pakaian muslimah lengkap dengan cadarnya) atau cukup berjilbab saja. Suaminya menjawab, bahwa jilbab adalah kewajiban dalam Islam sedangkan niqab (cadar) bukan kewajiban.

Tapi satu setengah tahun kemudian, Bokker mengatakan pada suaminya bahwa ia ingin mengenakan niqab. "Alasan saya, saya merasa Allah akan lebih senang dan saya merasa lebih damai daripada cuma mengenakan jilbab saja," kata Bokker.

Sang suami mendukung keinginan istrinya mengenakan niqab dan membelikannya gaun panjang longgar berwarna hitam beserta cadarnya. Tak lama setelah ia mengenakan niqab, media massa banyak memberitakan pernyataan dari para politisi, pejabat Vatikan, kelompok aktivis kebebasan dan hak asasi manusia yang mengatakan bahwa niqab adalah penindasan terhadap perempuan, hambatan bagi integrasi sosial dan belakangan seorang pejabat Mesir menyebut jilbab sebagai "pertanda keterbelakangan."

"Saya melihatnya sebagai pernyataan yang sangat munafik. pemerintah dan kelompok-kelompok yang katanya memperjuangkan hak asasi manusia berlomba-lomba membela hak perempuan ketika ada pemerintah yang menerapkan kebijakan cara berbusana, tapi para 'pejuang kebebasan' itu bersikap sebaliknya ketika kaum perempuan kehilangan haknya di kantor atau sektor pendidikan hanya karena mereka ingin melakukan haknya mengenakan jilbab atau cadar," kritik Bokker.

"Sampai hari ini, saya tetap seorang feminis, tapi seorang feminis yang Muslim yang menyerukan pada para Muslimah untuk tetap menunaikan tanggung jawabnya dan memberikan dukungan penuh pada suami-suami mereka agar juga menjadi seorang Muslim yang baik. Membesarkan dan mendidik anak-anak mereka agar menjadi Muslim yang berkualitas sehingga mereka bisa menjadi penerang dan berguna bagi seluruh umat manusia."

"Menyerukan kaum perempuan untuk berbuat kebaikan dan menjauhkan kemunkaran, untuk menyebarkan kebaikan dan menentang kebatilan, untuk memperjuangkan hak berjilbab maupun bercadar serta berbagi pengalaman tentang jilbab dan cadar bagi Muslimah lainnya yang belum pernah mengenakannya," papar Bokker.

Ia mengungkapkan, banyak mengenal muslimah yang mengenakan cadar adalah kaum perempuan Barat yang menjadi mualaf. Beberapa diantaranya, kata Bokker, bahkan belum menikah. Sebagian ditentang oleh keluarga atau lingkungannya karena mengenakan cadar. "Tapi mengenakan cadar adalah pilihan pribadi dan tak seorang pun boleh menyerah atas pilihan pribadinya sendiri," tukas Bokker.

(eramuslim.com)

Iblis Terpaksa Bertamu Kepada Rasulullah SAW

Dari Muadz bin Jabal dari Ibn Abbas:Ketika kami sedang bersama Rasulullah SAW di kediaman seorang sahabat Anshar, tiba - tiba terdengar panggilan seseorang dari luar rumah: “Wahai penghuni rumah, bolehkah aku masuk? sebab kalian akan membutuhkanku. ”

Rasulullah bersabda:”Tahukah kalian siapa yang memanggil?

Kami menjawab: “Allah dan rasulNya yang lebih tahu.

Beliau melanjutkan, “itu iblis, laknat Allah bersamanya.”

Umar bin Khattab berkata: “izinkan aku membunuhnya wahai Rasulullah

Nabi menahannya:”Sabar wahai Umar, bukankah kamu tahu bahwa Allah memberinya kesempatan hingga hari kiamat? Lebih baik bukakan pintu untuknya, sebab dia telah diperintahkan untuk ini, pahamilah apa yang hendak ia katakan dan dengarkan dengan baik.

Ibnu Abbas RA berkata: pintu lalu dibuka, ternyata dia seperti seorang kakek yang cacat satu matanya. di janggutnya terdapa 7 helai rambut seperti rambut kuda, taringnya terlihat seperti taring babi, bibirnya seperti bibir sapi.

Iblis berkata: “Salam untukmu Muhammad,… . salam untukmu para hadirin…

Rasulullah SAW lalu menjawab: “Salam hanya milik Allah SWT, sebagai mahluk terlaknat, apa keperluanmu?

Iblis menjawab: “Wahai Muhammad, aku datang ke sini bukan atas kemauanku, namun karena terpaksa.

Siapa yang memaksamu?

Seorang malaikat utusan Allah mendatangiku dan berkata:
Allah SWT memerintahkanmu untuk mendatangi Muhammad sambil menundukkan diri.beritahu Muhammad tentang caramu dalam menggoda manusia. jawabalah dengan jujur semua pertanyaannya. Demi kebesaran Allah, andai kau berdusta satu kali saja, maka Allah akan jadikan dirimu debu yang ditiup angin.
oleh karena itu aku sekarang mendatangimu. Tanyalah apa yang hendak kau tanyakan. jika aku berdusta, aku akan dicaci oleh setiap musuhku. tidak ada sesuatu pun yang paling besar menimpaku daripada cacian musuh.

OrangYang Dibenci Iblis

Rasulullah SAW lalu bertanya kepada Iblis: “Kalau kau benar jujur, siapakah manusia yang paling kau benci?”

Iblis segera menjawab: “ Kamu, kamu dan orang sepertimu adalah mahkluk Allah yang paling aku benci.”

Siapa selanjutnya?

“Pemuda yang bertakwa yang memberikan dirinya mengabdi kepada Allah SWT.”

lalu siapa lagi?

Orang Aliim dan wara’ (Loyal)”

Lalu siapa lagi?

Orangyang selalu bersuci.

Siapa lagi?

Seorang fakir yang sabar dan tak pernah mengeluhkan kesulitannnya kepda orang lain.

“apa tanda kesabarannya?

Wahai Muhammad, jika ia tidak mengeluhkan kesulitannya kepada orang lain selama 3 hari, Allah akan memberi pahala orang - orang yang sabar.

Selanjutnya apa?

Orang kaya yang bersyukur.

apa tanda kesyukurannya ?”

“Ia mengambil kekayaannya dari tempatnya, dan mengeluarkannya juga dari tempatnya .”

“Orang seperti apa Abu Bakar menurutmu?


“Ia tidak pernah menurutiku di masa jahiliyah, apalagi dalam Islam.

Umar bin Khattab?”

“Demi Allah setiap berjumpa dengannya aku pasti kabur.

Usman bin Affan?

Aku malu kepada orang yang malaikat pun malu kepadanya .”

Ali bin Abi Thalib?

Aku berharap darinya agar kepalaku selamat, dan berharap ia melepaskanku dan aku melepaskannya. tetapi ia tak akan mau melakukan itu.” (Ali bin Abi Thalib selau berdzikir terhadap Allah SWT)

Daftar Hadir Kelas

Andromeda 1

Kamis, 12 Februari 2009

Istilah Teknologi Informasi

a. Blogger adalah orang atau tim yang merawat,mengisi,dan mengurus blog tersebut.
b. Browsing adalah suatu program yang digunakan untuk mengakses internet.
c. Chatting adalah suatu fasilitas dalam internet untuk berkomunikasi.
d. Downloading yaitu mengkopi objek dari internet ke disk; objek bisa berupa teks,gambar,musik,film,dan lain-lain.
e. E-mail(Electronic Mail) yaitu fasilitas dalam internet yang digunakan untuk surat-menyurat,boleh antarkota maupun antarnegara.
f. LAN(Local Area Network) adalah sebuahsistem jaringan komputer terpadu,yang membuat komputer satu dengan yang lain dapat saling berhubungan.
g. Password yaitu kata sandi yang menjadi kode rahasia pengguna.
h. Protocol adalah beberapa aturan untuk melakukan suatu pekerjaan tertentu. Satu tugas komputer,seperti mengirim e-mail,dapat meliputi banyak protokol.
i. Transmiter adalah pemancar;sender bagian (alat) telepon yang berfungsi mengirim berita(pesan).
j. Server yaitu pasangan dari client. Jenis komputer yang memiliki kemampuan lebih tinggi dan cepat dari komputer lain.Dalam internet,server merupakan tempat penyimpanan dokumen-dokumen web milik situs web tertentu.
k. Spam adalah istilah internet untuk menjelaskan segala macam pesan/berita menjengkelkan,seperti e-mail tak penting,iklan yang tak diminta,e-mail berantai,dan iklan di newsgroup.
l. Website adalah suatu halaman yang memuat situs-situs /suatu alamat(menu) dalam suatu web.
m. www(World Wide Web) adalah bagian multimedia dari internet,dan terdiri dari jutaan halaman web(web page).

Rabu, 28 Januari 2009

Kamut Hari Ini

buatlah seribu keceriaan dimanapun kakimu berpijak

Minggu, 25 Januari 2009

Rahasia Reina

"Uhh......" desahku sambil melepas jilbab dan merebahkan tubuhku di atas kasur. Aku menatap jam dinding yang ada di kamarku, 14.00. Aku memutuskan yntuk tidur sejenak.

Nada sms handphone-ku berbunyi. Aku meraih handphone-ku meski mataku masih sulit terbuka. Ternyata sms dari Aldi. Aku baru ingat hari ini Aldi tidak masuk sekolah.

Reina tdi ada tugas?

Langsung kujawab,

Membuat cerpen untuk tugas bahasa Indonesia,

besok harus dikumpul. Eh iya,u kenapa ga msk skul?

Ia mengirim,

Thanks ya. Tadi q ga enak badan. udah dulu ya,q mo

sholat. Gih sana,u sholat juga.

Kujawab,

Sipp dah.

Aku dan Aldi udah berteman selama 2 tahun lebih. Sejak kelas 10 SMA kami sekelas dan sampai sekarang kami uda duduk di kelas 12 IPA 1. Di antara semua teman cowok kelasku, cuma dia yang aku beri simpati lebih.

07.00,aku sudah berada di sekolah. Aku mengucapkan salam pada penghuni kelas 12 IPA 1 dan aku melihat sosok Aldi yang duduk di bangkunya.

"Aldi,kamu udah masuk,bagaimana keadaanmu?"

"Seperta yang kamu lihat Neng Reina,temanku yang tomboi. Aku ada di sini,so aku udah baikan."

"Uhh,dasar Aldi nyebelin,pake ngatain aku tomboi segala." aku memukulnya dengan buku yang aku pegang.

Penghuni kelasku,mengenal aku sebagai pribadi yang tomboi. Aku tidak mengelak jika dikatakan sebagai tomboi. Meskipun begitu,aku tetep mengenakan jilbab. Bahkan ada yang menyebutku sebagai muslimah tapi tomboi(MTT gitu). Namun entah mengapa jika Aldi yang berkata seperti itu,seakan hatiku memberontak bahwab itu tidak benar.

"Rei,makan yuk!

"Rei,Rei.....Reina tahu. Ga deh,aku lagi saum. Kamu aja sana!

Aldi meninggalkanku menuju kantin. Setelah Aldi tidak terlihat lagi oleh pandanganku. Riri menghampiri aku.

"Reina, boleh ngobrol ga?" tanya Riri.

"Ya iyalah,mau ngomong apa?"

"Kamu kan dekat ma Aldi,so kamu tau dong siapa pacar dia."

"Pacar, boro-boro punya pacar, siapa juga yang mo sama dia." sambil tertawa.

"Jangan salah Reina,gitu-gitu juga aku suka ma dia,ups keceplos." Riri menutup mulutnya.

"Apa? kamu suka ma dia?" raut wajahku tiba-tiba berubah.

"Iya,aku suka ma dia. Reina,janji kamu ga akan ngasih tahu ke orang lain hal ini!"

"Ok deh."

14.00,bel pulang berbunyi. Aldi mengajakku untuk pulang bersama,tentunya naik angkot. Untuk sampai di jalan raya,kami harus berjalan sejauh 400 meter. Aku masih teringat percakapanku dengan Riri. Aku tidak dapat membohongi diriku sendiri. Dari lubuk hatiku yang paling dalam,aku tidak rela ad orang ketiga yang mengganggu hubungan kami.Ya,selama ini aku menganggap Aldi sebagai sahabatku. Meskipun aku tidak pernah jujur kepada Aldi tentang semua ini. Rahasia yang telah kupendam selama 2 tahun lebih. Entah apa yang membuat aku menyembunyikan hal ini darinya. Namun untukku itu semua tidak penting. Yang aku tahu,aku menyayangi Aldi sebagai sahabat.

"Ooi,kok bengong? angkotnya udah ada tuh."

"Aldi,kanget tau."

"Ya udah naik aja neng,ga usah pake marah."

Aku sadar,bahwa kelak kami akan menjalani hidup masing-masing. Namun, nama Aldi Pratama akan selalu terukir di dalam hatiku. waktu yang akan menguak rahasia ini.


Etika Berpakaian dan Berhias

1) Disunnahkan memakai pakaian baru, bagus dan bersih.Rasulullah saw telah bersabda kepadasalah seorang sahabatnya di saat Beliau melihatnya mengenakan pakaian jelek: "Apabila Allah mengaruniakan kepadamu harta,maka tampakkanlah bekas ni'mat dan kemurahan-Nya itu pada dirimu." (HR. Abu Daud dan dishahihkan oleh Al-Albani).

2) Pakaian harus menutup aurat , yaitu longgar tidak membentuk lekuk tubuh dan tebal tidak memperlihatkan apa yang ada di baliknya.

3) Pakaian laki-laki tidak boleh menyerupai pakaian perempuan atau sebaliknya. Karena hadist yang bersumber dari Ibnu Abbas ra,ia menuturkan: "Rasulullah melaknat (mengutuk) kaum laki-laki yang menyerupai kaum wanita dan kaum wanita yang menyerupai kaum pria." (HR. Al-Bukhari). Tasyabbuh atau penyerupaan itu bisa dalam bentuk pakaian atauun yang lainnya.

4) Pakaian tidak merupakan show (untuk ketenaran), karena Rasulullah saw telah bersabda: "Barang siapa yang mengenakan pakaian ketenaran di dunia niscaya Allah akan mengenakan padanya pakaian kehinaan di hari kiamat." (HR. Ahmad, dan dinilai Hasan oleh Al-Albani).

5) Pakaian tidak boleh ada gambar mkhluk yang bernyawa atau gambar salib,karena hadist yang bersumber dari Aisyah ra. menyatakan bahwasanya Beliau berkata: "Rasulullah saw tidak pernah pernah membiarkan pakain yang ada gambar salibnya melainkan Nabi menghapusnya." ( HR. Al-Bukhari dan Ahmad).

6) Laki-laki tidak boleh memakai emas dan kain sutera kecuali dalam keadaan terpaksa. Karena hadist yang bersumber dari Ali ra. mengatakan: "Sesungguhnya Nabi Allah swt pernah membawa kain sutera di tangan kanannya dan emas di tangan kirinya,lalu Beliau bersabda: Sesungguhnya dua jenis benda ini haram bagi kaum lelaki dari umatku." (HR. Abu Daud).

7) Disunnahkam mendahulukan bagian yang kanan di dalam berpakaian atau lainnya. Aisyah ra. di dalam hadistnya berkata: "Rasulullah saw suka bertayamum (memulai dengan yang kanan) di dalam segala perihalnya, ketika memakai sandal,menyisir rambut dan bersuci." (Muttafaq-alih).

8) Disunnahkan memakai pakaian putih ,karena hadist mengatakan: "Pakailah yang berwarna putih dari pakaianmu ,karena yang putih itu adalah yang terbaik dari pakainmu." (HR. Ahmad dan dinilai shahih oleh A-Albani).

9) Disunnahkan memakai farfum bagi laki-laki, kecuali bila dalam keadaan berihram untuk haji ataupun umroh,atau jika perempuan sedang beriddah (berkabung) atas kematian suaminya,atau jika ia berada di suatu tempat yang ada laki-laki asing(bukan muhrimnya),karena larangan shahih.

10) Haram bagi perempuan memasang tato,menipiskan bulu alis,memotong gigi supaya cantik dan menyambung rambut. Karena Rasulullah saw di dalam hadistnya mengatakan: " Allah melaknat wanita pemasang tato dan yang dimintai ditatoi,wanita yang menipiskan bulu alisnya dan meminta ditipiskan dan wanita yang meruncingkan giginya supaya kelihatan cantik, (mereka) mengubah ciptaan Allah."

Rabu, 14 Januari 2009

seandainya

Seandainya aku dapat terbang
Akan kuajak kau menjelajahi dunia
Lalu kau pun kan tersenyum
Namun sayang seribu sayang
Aku hanyalah manusia biasa