
Dari kejauhan aku melihat rumah
Yang begitu indah nan mempesona
Rumah yang mampu memikat hatiku
Dan menimbulkan hasratku tuk memilikinya
Aku pun berlari tuk mencapai rumah itu
Namun,aauwh...cairan merah jatuh
Menetes ke tanah
Ya...duri tlah tertancap di kaki ini
Spontan,air mata ini pun jatuh
Bagaikan es yang meleleh
Dan disertai jeritan di hati
Apakah ini bertanda bahwa aku takkan mencapainya
Terlalu banyak rintangan yang harus kulalui
Sedang aku tak punya kekuatan yang besar
Tuk menghadapi rintangan itu
Dan angin pun menghembus menerpaku
Dan berbisik"kau kan mendapatkan rumah itu,
Namun itu hanya terjadi dalam mimpimu
Dan tidak untuk di alam nyatamu"
Perlahan terdengar suara angin menertawaiku
Hingga akhirnya angin pun kembali ke kediamannya
untukmu yang jauh di sana



Tidak ada komentar:
Posting Komentar